
Hati-Hati Akan Pinggir
Norma Santi
pinggiran serpihan kaca tajam
pinggiran laminating yang melindungi pun tajam
meninggalkan cedera
tertanggal di dada
nyata
pinggiran penghapus mampu menghapus
tertinggal sedikit bekas
tak hilang sepenuhnya
memperbaiki seperlunya
di pinggiran yang lain
ada kursi lipat nyata letaknya
menjepit kala lalai menyapa
sesekali tanpanya pegal kaki terasa
wujudnya merekam ingat kejadian tak terduga
Labuan Tabu, 26/8/2026
Rindu Jejak Kopi
Sri Purwanti
Di sudut meja kayu mulai termakan usia,
lingkaran cokelat membekas tipis
kerak dasar cangkir kau tinggalkan
sebelum tergesa menutup pintu,
meninggalkan sisa aroma sangrai
sempat mengapung sebentar
lalu pelan-pelan kalah oleh sunyi
Aku masih menyeduh dua cangkir tiap senja tiba
menuang air panas ke bubuk kasar yang mendesis
lalu membiarkan satu mendingin sendirian di seberang kursi
uapnya menipis perlahan
persis caramu menjauh
tanpa benar-benar pamit pada taplak meja yang mulai usang
Sendok kecil berdenting menyentuh porselen retak
bunyi terlalu nyaring ruangan sepi
ampas perlahan mengendap di dasar gelap
aku masih betah menatap kursi kosong
bertanya-tanya sendiri
di tempat yang jauh
kopimu diseduh dengan takaran gula yang sama
Tanah Bumbu, 27 Agustus 2026










Tinggalkan Balasan