Arkais Festival 2026 Buka Pendaftaran Peserta
| Memuat… | Memuat…

Komunitas Arkalitera akan melaksanakan Arkais Festival pada 28–30 September 2026 di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalimantan Selatan, Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Komunitas Sastra, Kementerian Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan.

“

Komunitas sastra yang ada di berbagai penjuru Indonesia adalah penggerak utama ekosistem sastra, penghubung antara karya dan pembaca, ruang tempat lahirnya penulis-penulis muda, serta wadah berkembangnya ragam wacana sastra. Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat ekosistem sastra Indonesia, salah satunya dengan mendorong komunitas-komunitas sastra di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang seiring zaman. Dengan demikian, sastra sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan bisa berperan optimal sebagai sarana mencerdaskan bangsa,

— Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI

Arkais Festival menghadirkan rangkaian kegiatan yang mempertemukan diskusi publik, diskusi buku, pembacaan puisi, monolog, kelas penulisan, hingga apresiasi karya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan sejumlah sastrawan, penulis, peneliti, serta pegiat sastra.

Hari Pertama
Rangkaian kegiatan menghadirkan Kiara Fazea dan Ahmad Zaini dalam sesi Karasmin, kemudian H.M. Yatrin Mas Husaini, Micky Hidayat, Ali Syamsudin Arsi, dan JH. Tanujaya dalam Nyata Publik bertajuk Kepahlawanan dan Ingatan Lokal: Karya-karya Mas Husaini Maratus dan Perjuangannya. Hari pertama juga menghadirkan Dadang Ari Murtono, Sandi Firly, Rie Arshaka, dan Musa Bastara dalam diskusi buku, serta kelas Mata Cerpen bersama Sandi Firly.

Hari Kedua
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi buku bersama Nailiya Nikmah, Sainul Hermawan, dan Nada Kamilah, Karasmin bersama Muh. Irwan Aprialdy, serta kelas Mata Esai bersama Willy Alfarius. Sesi Nyata Publik bertajuk Tulisan Berbasis Data dan Sejarah menghadirkan Arif Rahman Hakim, Budi Dayak Kurniawan, Iput Syarafuddin, dan Mihrab An-Nabawi.

Hari Ketiga
Menghadirkan diskusi buku bersama Dadang Ari Murtono, H.E. Benyamine, Muhammad Daffa, dan Nada Kamilah, dilanjutkan kelas Mata Puisi bersama Muh. Irwan Aprialdy. Rangkaian Karasmin menghadirkan peserta Arkais Festival, Helman & Mahfiah, serta JH. Tanujaya dalam dramatic reading dan pembacaan puisi.

Rangkaian kemudian ditutup melalui Apresiasi Sastra dan penutupan Arkais Festival. Pada sesi ini, karya peserta Arkais Festival diserahkan kepada Arkalitera untuk proses lanjutan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali karya Mas Husaini Maratus.

Pendaftaran peserta Arkais Festival dibuka secara terbatas. Peserta berusia 12–35 tahun dan/atau belum menerbitkan lebih dari dua buku karya sendiri. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga kelas penulisan: Mata Cerpen, Mata Esai, atau Mata Puisi. Seluruh kegiatan tidak dipungut biaya, dan setiap peserta mendapatkan satu buku sastra secara gratis.

Pendaftaran Peserta Arkais Festival 2026

Daftar Sekarang


Penulis

  • Arkalitera merupakan penerbit independen sekaligus pengelola situs media kreatif penghimpun karya yang bertumpu pada kerja kolektif.


Bagikan Postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga